September 12, 2008

KESEHATAN REPRODUKSI DAN SEKSUALITAS REMAJA

SEKS

Seks adalah suatu kegiatan memberi dan menerima kenikmatan dalam suatu cara yang nyaman bagi kedua belah pihak. Ada berbagai alasan mengapa seseorang itu memilih melakukan hubungan seksual, diantaranya:
- menganggapnya mungkin menyenangkan
- Merasa sedang jatuh cinta, bagi seorang cewek/cowok yang sedang mengalami hal ini merupakan salah satu pembuktian rasa cinta dan sayang kepada pasangannya.
- Terasa enak dan nyaman
- Sebaga tanda komitmen
- Merasa sudah punya cukup pengetahuan dan dipertimbangkan dalam-dalam
- Siap untuk berhubungan seks pertama kali
- Karena ada teman atau sahabatnya yang sudah melakukannya, seseorang yang mempunyai teman yang sudah melakukan hal ini akan terpengaruh bujukan temannya, sehingga dia tidak berfikir panjang dalam melakukannya.

Fakta Tentang Seks
- Seseorang tidak bisa hamil atau kena penyakit menular seksual (PMS) dari hubungan seks pertama kali. Pernyataan tersebut salah, karena seseorang itu bisa hamil dan terkena MPS dengan mempraktikkan seks aman dengan memakai alat kontrasepsi seperti kondom.
- Seks pertama kali akan menyakitkan. Ada sebagian orang yang menyatakan bahwa seks pertama kali itu menyenangkan, nikmat dan menggembirakan. Tapi, ada sebagian lagi orng yang merasa tidak nyaman bahkan merasa sakit.

Perubahan yang terjadi pada tubuh saat sanggama
Salah satu fungsi sanggama adalah sebagai sarana reproduksi biologis. Pada pria ataupun wanita terdapat 4 tahap siklus respon seks yang bertujuan untuk menjamin agar sanggama yang efektif bisa mengarah pada pembuahan sel telur(ovum), yaitu:
 Fase Terangsang
Bagi laki-laki, ketika terangsang darah terpompa masuk ke dalam 3 jaringan spons berbentuk silinder di dalam penis. Darah yang masuk itu membuat peniskaku dan keras, sehingga bisa tegak mengarah keluar. Kandung kemih naik sedikit karena kontraksi otot, sehingga menarik buah pelir (testis) kearah atas.
Bagi wanita, dinding vagina mulai mengeluarkan cairan pelumas vagina. dinding ini juga berubah warna menjadi keunguan. Dua pertiga dari bagian dalam vagina memanjang. Rahim naik sampai panggul. Bibir luar vagina terbuka, sedangkan bibir dalam vagina menebal, klitoris (tonjolan kecil) membengkak dan memanjang. Vagina adalah sebuah tabung berlapis ototyang membujur kearah belakang dan atas.
 Fase Datar
Pada laki-laki, Penis tumbuh agak membesar. Kepala penis berwarna ungu kemerahan dan sedikit berkilau. Beberapa tetes cairan agak kental keluar dari lubang ujung penis, sedangkan buah pelir makin meninggi.
Pada Wanita, Sepertiga bagan luar vagina membengkak karena darah banyak mengalir kedalamnya, dan bibir dalam meninggi yang dikenal sebagai dataran orgasme, klitoris tersembunyi dibalik tudungnya.
 Fase Orgasme
Bagi Laki-Laki, Serangkaian kontraksi berirama yang tak disadari pada testis dan penis mendorong keluar semen dari penis. Lontraksi otot inilah yang memberi rasa nikmat. Proses pemancaran semen dari penis ini dikenal sebagai ejakulasi. Ejakulasi yang sangat kuat ini dapat memancarkan semen sampai berjarak 1 meter.
Bagi Wanita, Dataran Orgasme brkontraksi secara berirama antara 3-15 kali, dengan interval 0,8 detik. Kontraksi ini sesuai dengan struktur pada panggul, sehingga menghasilkan kenikmatan seksual.
 Fase Resolusi
Pada Laki-laki, Fase ini terbagi 2 tahap. Pertama, penis dengan cepat mengecil sampai separuh dari ukuran ketika ereksi. Kedua, penis dari kondisi setengah ereksi kembali keukuran normaldan lembek. Ketika penis mengecil kembali, kandung kemih melonggar lagi dan buah pelir turun kebawah.
Pada Wanita, sepuluh detik setelah kontraksi vagina , klitoris kembali keposisi normalnya. Seluruh vagina kembali keukuran, warna dan posisi normalnya dalam waktu skitar 15 menit. Rahim kembali keposisi normal dalam waktu 20 menit.bibir luar dan dalam vagina kembali kembali keukuran dan warna asal.
Perubahan bagian tubuh lainnya, yaitu sekitar 75% wanita dan sekitar 25% laki-laki muncul titik merah yang dikenal sebagai sex Flush di perut. Tenggorokan dan payudarahnya. Titik-titik ini lenyap sekitar 5 menit setelah orgasme. Selain itu, otot juga mengencang, mengakibatkan puting susu ereksi. Paha kencang, punggung melengkung, cuping hidung mengembang,dan sebagainya. Sekitar 5 menit setelah orgasme, otot-otot kembali mengendur.
Setelah orgasme, selapis tipis keringat menyelimuti tubuh, detak jantung, irama nafas dan tekanan darah meningkat selama fase terangsang, datar dan orgasme.

September 11, 2008

Penyakit Menular seksual (PMS)


Penyakit Menular seksual (PMS) adalah penyakit yang dapat ditularkan dari seseorang keada orang lain mealui hubungan seksual.Seseorang berisisko tinggi terkena MPS bila melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan baik melalui vagina, oral maupun anal. Bila tidak diobati, penyakit ini dapat berakibat serius bagi kesehatan reproduksi, seperti terjadinya kemandulan, kebutaan pada bayi yang baru lahir bahkan kematian.

Macam-macam penyakit yang tergolong PMS:
- Gonorrhoea, penyakit yang diakibatkan oleh bakteri neisseriagonorrhoea dan dapat menginfeksi anggota tubuh selain organ kelamin, seperti mulut,mata, sendi dan tulang.pada laki-laki terkadang keluar cairan kekuningan pada alat kelamin. Pada perempuan keluar cairan berwarna hijau kekuning-kuningan dari alat kelamin.
- Sifilis, penyakit kelamin yang disebabkan oleh Triponema pallidum yang berbahaya bagi penderita, keturunannya. Penyakit ini biasa disebut penyakit raja singa. Penyakit ini dapat di obati dengan penisilin dosis tinggi, namun kerusakan jaringan yang terjadi selama infeksi tidak dapat disembuhkan.
- Herpes kelamin, kelamin yang disebabkan ole virus, yang di tandai dengan gelembung-gelembung kecil berisi getah bening. Pada perempuan timbul luka pada organ kelaminbagian yang disertai gejala flu seperti sakit kepala dan demam.
- Klamidia, penyakit yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Pada laki-laki biasanya terjadi rasa sakit ketika buang air kecil dan pembengkakan pada testis. Sedangkan pada wanitaterdapat bercak darah diluar masa menstrusi. Penyakit ini dapat menular kepada anak yang dilahirkan oleh penderita, menyebabkan kelahiran prematur, gangguan pernapasan, dan penglihatan pada bayi. Penyakit ini dapat diobati dengan antibiotik
- Trikomoniasis
- Kandidiasis vagina
- Kutil kelamin

Gejala PMS
- Nyeri saat kencing atau saat berhubungan seksual
- Rasa nyeri pada perut bagian bawah
- Pengeluaran lendir pada vagina
- Keputihan warna putih susu, bergumpal dan disertai rasa gatal dan kemerahan disekitar kemaluan
- Keputihan yang berbusa, kehijauan, berbau busuk dan gatal
- Bintil-bintil berisis cairan
- Lecet pada alat kelamin

Cara menghindari diri dari PMS
- tidak melakukan hubungan seksual
- menghindari hubungan seksual yang berisisko
- selalu menjaga kebersihan alat kelamin

Cara mengobati PMS,
Pengobatan penyakit ini bisa dilakukan dengan cara pergi kedokter. Jangan mengobati sendiri, karena akan mengakibatkan penyakit bertambah parah.

GANGGUAN-GANGGUAN SEKSUAL

Gangguan seksual yang terjadi Pada laki-laki, diantaranya:
- Dorongan atau minat seks berkurang atau rendah
- Impotensi atau disfungsi ereksi (gangguan dalam mendapatkan atau mempertahankan ereksi penis).
- Gangguan ejakulasi (ejakulasi dini, ketidakmampuan berejekulasi selama sanggama, ejakulasi telat).
- Kurang bisa merasakan kenikmatan dalam sanggama
- Rasa sakit selama atau setelah sanggama atau keduanya.
Sedangkan gangguan yang terjadi pada wanita
- kurangnya dorongan seks
- ketidakmampuan untuk terangsang (vagina kering)
- Disfungsi orgasme (ketidakmampuan memperoleh orgasme selama sanggama)
- Vagisnismus (pengetatan otot-otot vagina secara sadar/tidak sadar, yang tidak memungkinkan sanggama).
- Rasa sakit selama atau setelah sanggama atau keduanya.

Gangguan – gangguan seks yang dialami pria maupun wanita, yaitu:
- Gangguan orientasi seksual, seperti homoseksualitas, lesbianisme, biseksualitas, dan transeksualitas.
- Gangguan Citra tubuh (Payudara, alat kelamin, dan ciri seksual sekunder tidak berkembang).
- Teknik-teknik seks keliru yang menyulitkan pembuahan Parafilia (perilaku seksual abnormal).

Outercourse
Outercourse adalah aktivitas seksual tanpa penetrasi pertukaran cairan tubuh, bukan berarti sanggama oral, anal ataupun vagina. Sedangkan intercourse merupakan sanggama yang melibatkan penitrasi penis.
Outercourse, tidak akan ada pertukaran semen, cairan vagina atau darah. Oleh karena itu Outercourse tidak aan membuahkan kehamilan dan sedikit atau tanpa resiko penyakit menular seksual(PMS) termasuk HIV.
Salah satu contoh Outercourse adalah masturbasi, masturbasi bersama, seks kering, berciuman, petting, seks telepon, obrolan seks, e-mail seks, berbagi fantasi seksual, pijat erotis, bergesekan tubuh, penggunaan alat bantu seksual, mandi bersama, tari telanjang, saling menatap dengan seksi, saling menggelitik, atau lilin sensual.